Selasa, 10 Maret 2015

23 Tips Hidup Bahagia Dan Damai


23 TIPS HIDUP BAHAGIA dan DAMAI

1. Jangan membanding-banding kan diri kita dengan orang lain.
2. Jangan berpikiran negatif terhadap orang lain.
3. Jangan mengejek atau merendahkan orang lain .
4. Jangan melakukan hal dengan emosi.
5. Jangan suka bergossip hal yang tidak penting.
6. Jangan suka mengeluh.
7. Yang lalu, biarlah berlalu jangan diungkit-ungkit.
8. Jangan membenci.
9. Hiduplah dengan damai.
10. Sadari bahwa kebahagiaan berawal dari diri sendiri.
11. Sadari bahwa hidup adalah proses pembelajaran.
12. Perbanyak senyum & tertawa.
13. Jangan suka ngotot.
14. Selalulah berkomunikasi kepada orang yang disayang.
15. Yakinlah Setiap hari adalah hari yang baik.
16. Maafkan semua orang.
17. Luangkan waktu untuk orang tua dan hormati.
18. Usahakan membuat orang lain tersenyum.
19. Jangan mencampuri urusan orang lain.
20. Beri perhatian terhadap keluarga.
21. Hargailah orang yang mengasihimu dan menyayangimu.
22.Jika melihat orang susah, harus saling tolong menolong.
23.Yang terakhir paling penting adalah kesabaran dan selalu bersyukur.

===
:: Share Jika Bermanfaat.

humor ceria


malem... happy ngalong..

Cerita hebatnya seorang MAMI dimata anaknya: Ryan : "Pa...aku mau melamar Maya... Anak Pak RW kita bulan depan..".
Papi : "Jangan... jangan sekali2 kamu melamar dia... (sambil berbisik) dia itu adikmu..."
Ryan : " Astaga Papi..."

Esoknya...
Ryan : "Paaa...gimana kalau aku melamar Karina Anak Pak Tukimin yang di depan rumah kita??"
Papi : "Jangaaaannn...(sambil berbisik) dia juga adik kamu..."
Ryan : "Papi parah..."

Ryan jadi uring-uringan..X-O Akhirnya Ryan menceritakan hal itu kepada Maminya...
Mami : "Ga masalah kamu mau pilih Maya atau Karina... yang manapun boleh jadi istri kamu".
Ryan : "Tapi mereka kan anak Papi juga..."

Mami : "Tenang aja... kamu bukan anak Papi koq..
Ryan : "Thanks Mam, Mami memang Hebat!...😬

Senin, 20 Mei 2013

tommi dwi...... mahluk paling lucu di awp ini memang salah satu orang terkenal di awp, terkenal karena sifatnya yg ramah, supel, sok tau,,,, dan kocak abis.......... dia juga salah satu teman terbaik gw,,,,,,,,,,


salut to tomii dwi...........

Mengapa Kita Sholat?

Pertanyaan, mengapa kita sholat? Apakah Allah membutuhkan untuk disembah oleh hambaNya? Pada dasarnya Allah tidak membutuhkan untuk disembah oleh hambaNya. Mau disembah atau tidak, Allah tetaplah Maha Besar. Kitalah sebagai hamba yang membutuhkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Kita membutuhkan waktu untuk mengadu segala permasalahan kita, kita meminta tolong dan memohon ampunan atas segala dosa yang kita lakukan sehingga amal yang dihisab pertama kali dalam hidup kita adalah sholat.

'Amal yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah sholat. Bila sholat seseorang baik seluruh amalnya juga baik. Demikian juga sebaliknya jika seseorang sholatnya buruk maka akan buruk seluruh amalnya.' (HR. Thabrani).

Oleh sebab itu kita harus melaksanakan dengan sungguh-sungguh karena sholat mempengaruhi dalam kehidupan kita sehari-hari. Sholat pula juga menjadi pilar terakhir dalam kepribadian kita. Sholat juga menjadi sumber cinta dan kasih sayang pada diri kita yang mampu mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar.

'Sesungguhnya pilar-pilar Islam akan runtuh satu persatu. Ketika runtuh pilar pertama maka manusia akan berpegang teguh pada pilar berikutnya. Keruntuhan pilar Islam berawal dari diabaikannya hukum-hukum Islam dan pilar terakhir yang akan runtuh adalah sholat.' (HR. Ibnu Hibban).

Sejenak mari kita bertanya pada diri sendiri, dimanakah kita meletakkan sholat dalam kehidupan kita? sejauh mana kita menjaganya? Sudahkah Melaksanakannya dengan sungguh-sungguh dan mengintegrasikan semua bacaan yang terkandung di dalam kehidupan sehari-hari?

Betapa pentingnya sholat hingga Allah mengingatkan di dalam al-Quran berkali-kali hal yang tidak boleh terlupakan. Allah dalam ayatNya selalu mengingatkan agar kita mendirikan sholat bukan mengerjakan sholat. Mendirikan bermakna ruh kesadaran terbangun di dalam diri kita. Ada kesungguhan dan keseriusan untuk melaksanakan. Bukan hanya melaksanakan dan menggugurkan kewajiban namun tertanam di dalam diri kita makna sholat yang sesungguhnya yaitu tiada diri dan ego kita, yang ada hanya Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang yang berkehendak pada seluruh hidup kita. Itulah sebabnya mengapa kita sholat.